Kata
kriptografi berasal dari bahasa Yunani, “kryptós” yang berarti tersembunyi dan
“gráphein” yang berarti tulisan. Sehingga kata kriptografi dapat diartikan
berupa frase “tulisan tersembunyi”. Menurut Request for Comments (RFC),
kriptografi merupakan ilmu matematika yang berhubungan dengan transformasi data
untuk membuat artinya tidak dapat dipahami (untuk menyembunyikan maknanya),
mencegahnya dari perubahan tanpa izin, atau mencegahnya dari penggunaan yang
tidak sah. Jika transformasinya dapat dikembalikan, kriptografi juga bisa
diartikan sebagai proses mengubah kembali data yang terenkripsi menjadi bentuk
yang dapat dipahami. Artinya, kriptografi dapat diartikan sebagai proses untuk
melindungi data dalam arti yang luas (Oppliger, 2005).